19 Juni 2026

Banyuwulu.com

Kerja Keras Berfikir Cerdas

Nobar Piala Dunia di Makodim 0410/KBL Pererat Kedekatan TNI dan Masyarakat

BANYUWULU.COM- Kota Bandar Lampung – Suasana kekeluargaan begitu terasa di halaman Makodim 0410/KBL, Kamis malam (18/6), saat digelar kegiatan nonton bersama (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 grup A antara Ceko melawan Afrika Selatan. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh para Babinsa jajaran Kodim 0410 serta tak kurang dari 125 warga sekitar yang antusias memadati lapangan terbuka markas militer.

 

Komandan Kodim 0410/KBL dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini bukan sekadar menonton bola, tetapi wujud nyata kedekatan TNI dengan rakyat. “Kami ingin menghadirkan ruang publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat untuk menikmati ajang dunia sekaligus mempererat silaturahmi antara Babinsa dan warga binaan,” ujarnya di sela-sela acara.

 

Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, sorak-sorai penonton langsung memecah keheningan malam. Ceko berhasil unggul cepat pada menit ke-6 melalui gol cantik Michal Sadilek, yang memanfaatkan serangan balik dari sisi kanan dan melepaskan tembakan mendatar di dalam kotak penalti. Keunggulan 1-0 bertahan hingga jeda, meski Ceko beberapa kali mengancam gawang lawan.

 

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan meningkat. Para Babinsa dan warga saling berdiskusi taktik, sesekali bersorak saat peluang emas tercipta. Pada menit ke-47, tendangan keras Lukas Cerv dari luar kotak penalti nyaris menggandakan keunggulan, namun kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams, tampil gemilang dengan tepisan krusial.

 

Warga yang hadir tak henti memberi semangat kepada tim Bafana Bafana. Kerja keras pemain Afrika Selatan akhirnya membuahkan hasil di menit ke-83. Wasit menunjuk titik putih setelah bola mengenai tangan Pavel Sulc di area terlarang. Teboho Mokoena yang maju sebagai eksekutor sukses menuntaskan penalti, mengubah skor menjadi 1-1. Jeritan gembira pecah dari barisan penonton, seolah ikut merayakan gol penyama kedudukan.

 

Meski kedua tim saling jual-beli serangan di sisa waktu, tak ada gol tambahan tercipta. Hasil imbang ini membuat Ceko tertahan di posisi ketiga, sementara Afrika Selatan masih berada di dasar klasemen grup A. Namun, bagi warga yang hadir, hasil akhir bukanlah segalanya. “Yang penting kami bisa berkumpul, tertawa, dan bersemangat bersama para Babinsa. Ini pengalaman yang tak terlupakan,” ujar salah satu peserta, Ibu Siti, dengan mata berbinar.

 

Kegiatan nobar ditutup dengan ramah tamah dan ngopi dan makan makanan ringan dari Kodim. Dandim berharap acara serupa dapat terus digelar, tidak hanya untuk pertandingan sepak bola, tetapi juga momen-momen kebersamaan lain yang memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat. “Inilah Indonesia yang kuat – ketika rakyat dan tentara bersatu dalam kegembiraan maupun suka duka,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan